Kehidupan modern yang menuntut manusianya untuk cepat serta mampu menguasai banyak hal dalam waktu singkat dianggap sebagai salah satu penyebab stress yang dewasa ini hampir dialami oleh semua manusia di bumi. Selain tuntutan kehidupan, lingkungan yang padat dan penuh polusi juga semakin mendukung tingkat stress semakin meningkat.

Oleh karenanya manusia sangat membutuhkan liburan dengan suasana yang tenang untuk kembali memunculkan kedamaian dalam hati. Kedamaian yang merupakan lawan dari stress ternyata dapat diperoleh tidak hanya dengan pergi berlibur, tapi juga dapat dicapai dengan menciptakan suasana rumah yang mendukung.

Salah satu suasana rumah yang dapat mendamaikan hati penghuninya adalah interior gaya Zen. Interior gaya Zen bermula dari salah satu aliran Buddha Mahayana. Masing-masing negara yang memiliki penganut Buddha mayoritas memiliki kata khusus untuk Zen, Jepang dikenal dengan Chan, Vietnam dikenal dengan Thien, dan Seol di Korea. Apapun kata nya, arti Zen di berbagai belahan dunia selalu sama, yaitu merupakan aliran yang mengajarkan penganutnya agar mampu mensinergikan diri dengan alam melalui kesederhanaan dan keselarasan.

Seiring perkembangan zaman, Zen kemudian diterapkan dalam desain interior sekolah. Gaya interior Zen merupakan salah satu upaya untuk menciptakan ruangan yang nyaman, menenteramkan dan menenangkan jiwa.

Karakteristik Desain Interior Zen

Damaikan Kembali Hati Dengan Desain Interior Zen

Zen yang menyuguhkan ketenangan, ketentraman dan kenyamanan diidentikan sebagai dunia meditasi. Walaupun pada dasarnya gaya Zen kurang tepat jika dikatakan sebagai gaya untuk interior, tapi konsep ini cukup relevan diterapkan pada rumah-rumah modern karena selain memberi ketenangan juga sebagai wadah untuk menyadarkan manusia bahwa hidup berdampingan dengan alam sangatlah penting sehingga manusia akan bersikeras menjaga alamnya yang kini kian terancam. Adapun karakteristik desain Zen di antaranya:

1. Warna

Karena desain Zen merupakan desain yang identik dengan alam, maka warna yang dijadikan karakteristik desain ini adalah warna-warna natural seperti putih, abu-abu, cokelat/krem dan hijau. Warna-warna natural dipercaya mampu memberikan kekuatan dalam menciptakan relaksasi dan ketenangan.

2. Kain

Kain merupakan komponen yang tidak pernah alfa dalam interior, salah satunya digunakan untuk gorden. Pasanglah kain yang memiliki warna senada dengan warna-warna natural. Selain itu gunakanlah bahan yang juga tidak kalah senada yaitu dari tekstil alami seperti bahan wol dan linen.

3. Pencahayaan

Gunakanlah pencahayaan alami yang optimum ke dalam ruangan pada siang hari. Pencahayaan alami dapat melalui jendela maupun skylight yang tentu saja dipasang berlawanan dengan arah jalan matahari agar ruangan tidak panas. Pada malam hari, gunakanlah lampu yang berwarna warmlight yang mampu memberikan kesan ketenangan yang penuh.  Ciptakanlah suasana yang temaram pada ruangan yang akan semakin memperkuat gaya Zen. Selain itu untuk intensitas cahaya, sesuaikanlah dengan fungsi ruangan.

4. Furnitur

Furnitur yang sederhana dan clear lines merupakan karakteristik interior Zen. Jangan gunakan furnitur yang cenderung memiliki detail rumit serta ornamen yang berlebihan. Gunakanlah material ornamen yang mampu memberikan kehangatan serta relaksasi yang kuat. Selain itu pasanglah furnitur yang memiliki warna selaras tentunya dengan warna ruangan.

5. Tanaman dan lilin

Karena desain Zen merupakan desain yang mengusung keselaran dengan alam, maka menggunakan tanaman sebagai penghias ruangan merupakan salah satu pilihan yang tepat. Pasanglah tanaman dengan porsi yang sesuai dengan ukuran ruangan. selain itu untuk menciptakan ketenangan pada ruangan, pasanglah lilin aroma terapi di sekitar ruangan. Selain untuk menciptakan ketenangan, lilin aroma terapi juga mampu memperkuat karakteristik dari desain Zen sendiri.