Hal yang Harus Kamu Hindari saat Membuat Media Online

Di zaman millenial yang penuh dengan hal instan banyak orang yang lebih memilih sesuatu yang efektif dan mudah. Dahulu keberadaan koran bagi sebagian orang adalah kewajiban, namun di zaman sekarang keberadaan koran semakin tersingkirkan. Masyarakat lebih tertarik mengakses informasi secara online, tidak perlu mengeluarkan uang lebih dan mereka sudah bisa mendapatkan informasi yang diinginkan. Biasanya informasi yang mereka baca berada di media online, dan media ini khusus menyajikan berbagai ragam berita atau informasi yang dibutuhkan masyarakat. Cara membuat media online ini cukup mudah, yang terpenting pastikan media online yang dibuat legal dan sesuai aturan.

Cara Membuat Media Online dan Hal-hal yang Harus Dihindari

Hal yang Harus Kamu Hindari saat Membuat Media Online

Secara umum media online merupakan salah satu jenis situs web yang mencangkup situs perusahaan, situs berita, situs jualan, situs lembaga, media sosial dan lain sebagainya. Namun, jika dilihat dari komunikasi massa, media sosial disebut juga dengan media jurnalistik atau pers yang berada di internet, bisa dilihat dengan cara online di situs berita terkait. Adapun media online memiliki beberapa karakteristik, di antaranya kapasitas dari web cukup luas dan mampu menampung teks yang panjang, jadwal terbit bisa diatur kapan saja, diakses dengan mudah cukup hitungan detik dan yang paling penting media online lebih cepat dan mudah dibaca pembaca.

Adapun cara membuat media online cukup mudah untuk dicoba, namun sebelum membuat, kamu harus tahu terlebih dahulu hal-hal apa saja yang harus dihindari, di antaranya adalah :

1. Hindari Membuat Media Online Ilegal

Tahu kah kamu bahwa tidak hanya media offline saja yang harus memiliki legal hukum, namun media online yang cukup diakses dengan internet juga harus berbadan hukum. Hal ini sesuai dengan UU No. 40/1999 Pasal 9 yang di dalamnya dijelaskan bahwa setiap warga Negara Indonesia berhak untuk mendirikan perusahaan pers dan perusahaan pers harus berbadan hukum legal. Namun media online berbeda dengan media offline, kamu tidak perlu meminta SIUPP seperti media offline.

2. Hindari Melupakan Kode Etik

Dalam dunia jurnalistik atau pers tentu memiliki kode etik yang harus ditaati. Ternyata media online juga diharuskan untuk menaati kode etik jurnalistik tersebut. Selain itu penulisan informasi harus valid dengan menggunakan teknik peliputan, wawancara dan penulisan yang baik.

Simak Selengkapnya : Pekerjaan Sampingan Untuk Mahasiswa, Dijamin Cocok!

3. Sebaiknya Hindari Menggunakan Kalimat Tanya

Media online memiliki fungsi sebagai media yang akan memberikan informasi yang dibutuhkan banyak orang, oleh sebab itu jangan menulis berita yang membuat seseorang malah balik bertanya. Namun tulis informasi yang mampu memecahkan masalah bagi pembaca. Selain itu perhatikan juga kaidah-kaidah penulisan jurnalistik, seperti alinea yang pendek, tanda baca, penulisan yang sesuai EYD dan lain sebagainya.

3. Hindari Jarak Alinea yang Terlalu Dekat

Selanjutnya kamu harus memperhatikan penampilan tulisan yang akan diposting. Pastikan jarak alinea satu dengan yang lainnya memiliki jarak putih yang tepat, sehingga mata manusia akan lebih nyaman untuk melihatnya. Dengan begitu mereka tidak akan pusing membaca artikel yang tidak padat dengan penempatan yang benar.

4. Hindari Highlight yang Bisa Saja dan Tidak Menonjol

Cara membuat media online selanjutnya yang harus kamu hindari adalah pembuatan highlight yang biasa saja. Buatlah highlight yang tebal, dimiringkan, atau diberi warna, sehingga akan tampak jelas dan membuat perhatian pembaca teralihkan pada highlight tersebut. Sehingga mereka akan tertarik untuk membaca isi dari artikel tersebut.

Adapun cara membuat media online sangat mudah sekali untuk kamu coba, pertama-tama pilih platform yang kamu inginkan. Selanjutnya pilih template berita yang kamu inginkan, legalkan media online kamu, lakukan verifikasi website ke Dewan Pers dan tulis konten informasi yang menarik.