Zaman modern ini berbagai hal bermunculan dan membikin masyarakat dituntut cerdas menyikapi berbagai hal. Salah satunya rokok elektrik atau diketahui vaping yang diminati banyak orang sebab dianggap lebih aman dan tidak menganggu kesehatan, apalagi rokok elektrik tersebut tak jarang dipakai kalangan muda malahan pelajar. Untuk itu, sebagai orang tua semestinya mengawasi buah hati-buah hati agar mereka bisa menyikapi rokok ataupun vaping dengan bagus.

Bahaya rokok dan vape

Vaping memang tenar di indonesia walaupun termasuk produk baru di indonesia, walaupun vaping sama-sama berbahaya untuk kesehatan seperti merokok. Apalagi rokok elektrik memiliki kandungan nikotin pada liquid vaporizer yang bisa menimbulkan ketergantungan si pemakai. Untuk itu di bawah ini ada perbedaan antara rokok dan vaping yang semestinya diketahui, diantaranya adalah:

1. Sama-sama memunculkan pengaruh buruk bagi kesehatan

Sejatinya, merokok sudah jelas menimbulkan pengaruh buruk bagi kesehatan sebab pada kemasan rokok menjelaskan pengaruh buruk tersebut. Demikian itu sebab asap rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya dan bisa menimbulkan kanker dan penyakit lainnya.

Sementara vaping bisa menimbulkan ketergantungan bagi penggunanya sebab rokok elektrik ini cairannya mengandung banyak nikotin walaupun belum ada penelitian yang menandakan vaping menimbulkan penyakit seperti rokok. Tidak heran kini banyak pamflet atau slogan yang bertuliskan atau disimbolkan dengan tanda dilarang merokok hd bergambarkan perangkat vapor. Tetapi, vaping tak jarang kali menjadi pilihan orang yang ingin berhenti merokok namun gagal terus. Mereka bisa beralih ke vaping agar budaya merokok hilang secara perlahan.

2. Vaping lebih aman dibanding meskipun

Tetapi vaping konsisten menimbulkan gangguan kesehatan, namun vape memiliki zat karsinogen yang lebih sedikit dibanding rokok. Vape juga memiliki zat propylene glycol dan zat kimia lainnya yang tergolong rendah dibanding rokok yang dalam jumlah banyak. Tetapi vaping tidak bisa diwujudkan pertanda orang untuk menjadi perokok dan lebih bagus tidak merokok agar kesehatan dan organ tubuh konsisten terjaga.

3. Bisa sepenuhnya aman dan  dikonsumsi

Meskipun memang lebih berbahaya dibanding vape, namun sebaiknya masyarakat menghindari rokok ataupun vape sebab vaping tidak sepenuhnya aman dan bagus dikonsumsi. Ingatlah di berbagai daerah tersebar slogan dilarang merokok hd sebab apapun jenisnya, budaya ini semestinya dihindari. Dalam lingkup vaping, vape berbentuk inhaler berbasis baterai yang memberikan nikotin dalam format uap malahan dinilai semestinya dihindari. Penjelasan lebih lengkap mengenai hal ini silahkan simak disini.