Aku mengakuinya. Aku mempunyai kecemburuan desainer gede.

Aku tahu beberapa photoshop. Aku mempunyai mata yang bagus, tapi aku selalu berharap dapat mempunyai separuh dari kesenian visual tanpa usaha yang dimiliki oleh para desainer di regu kami.

Dalam pemasaran inbound, desain dan konten yakni duo yang dinamis. Tanpa satu, yang yang lainnya kandas, dan sayangnya, ini menciptakan dilema yang cukup bagi pemasar non-desain (dan desainer non-menulis) di mana-mana.

Sepanjang bertahun-tahun kami telah diberitahu bagi memasukkan visual ke dalam strategi konten kami dan memakainya bagi membuat konten kami yang ada lebih gampang dicerna dan lebih gampang dibagikan.

Terlebih lagi, menurut hubspot, menaikkan photo ke tweet ingin menaikkan jumlah retweet kamu sebanyak 35%, tengah posting blog dengan visual menerima 94% lebih banyak kunjungan halaman dan keterlibatan daripada mereka yang tidak. -tapi apa artinya ini untuk para penantang desain?

Seandainya kamu tidak mempunyai desainer yang kamu inginkan, ataupun kamu tidak tahu gradien dari cahaya, ada harapan.

Pertama tahun ini berakhir di coschedule, puranjay singh membagikan ganjaran infografis yang luar biasa yang penuh dengan statistik dan dasar-dasar desain bagi membantu pemasar yang tidak merancang membuat gambar yang lebih bagus bagi posting blog mereka (ataupun terlebih lagi media sosial).

Berikut yakni beberapa tips dan sorotan yang dibagikan:

  • Otak manusia memproses gambar 60. 000x lebih cepat dari teks
  • Halaman dengan gambar menatap 50% lebih banyak pembagian
  • Beberapa hal paling populer bagi divisualisasikan meliputi:
  • Daftar
  • Tanda kutip
  • Bagikan
  • Selalu gunakan citra bermutu mulia

Hindari mengenakan sangat banyak elemen desain

Lihat website murah jakarta lengkap di bawah ini, lalu membawa apa yang kamu pelajari ke creative suite ataupun terlebih lagi canva bagi mulai membuat kerajinan. Kamu juga mampu membaca posting asli di sini bagi menyelam lebih rinci ke dalam tiap posisi.