tujuan-dan-beberapa-faktor-yang-mempengaruhi-proses-pemadatan-tanah

Pada tahapan memadatkan tanah bisa dilakukan dengan beberapa cara antara lain menggilas, memukul ataupun mengolah tanah agar bisa padat dengan sendirinya. Tahap pemadatan tanah penting untuk dilakukan dan ini bukan tanpa tujuan.

Walaupun cukup merepotkan untuk dilakukan, namun tentunya ini dapat meningkatkan kekuatan tanah, memperkecil daya rembes air dan juga memperkecil pengaruh air terhadap lahan itu sendiri. Dengan tanah yang telah dipadatkan dengan baik pastinya akan benar-benar mempunyai kekuatan yang lebih baik dan juga dapat stabil dalam menopang sebuah beban konstruksi.

Tentunya ada beberapa faktor yang juga dapat mempengaruhi proses pemadatan tanah. Faktor tersebut meliputi kadar air dalam tanah yang akan dipadatkan, jenis tanah dan luas permukaan yang akan menerima tekanan pada proses pemdatan, ketebalan lapisan tanah dan juga jumlah alat yang dipakai untuk memadatkannya.

Dari beberapa faktor tersebut, tentunya dapat mempengaruhi lamanya waktu pekerjaan ini dan juga peralatan yang dipakai. Seperti contohnya kondisi lapisan tanah yang akan dipadatkan akan mempengaruhi dari jenis peralatan yang akan digunakan. Dengan semakin tebal lapisan tanah yang akan dipadatkan pastinya alat yang dibutuhkan juga akan semakin besar dan berat pula.

Sementara pada jenis tanah yang kering juga akan mempersulit dari proses pemdatan yang akan dilakuan. Karena itu, perlu dilakukan penambahan air dalam proses pemadatan tersebut agar bisa didapatkan kadar air yang pas sehingga pada akhir dari pemadatan tersebut dapat memberikan  hasil yang memuaskan.

 

Peralatan Proses Pemadatan Tanah

Dalam proses pemadatan tanah tentunya dapat dengan menggunakan alat atau mesin pembantu. Sekarang ini tersedia banyak sekali pilihan dari peralatan pemadatan tanah baik yang dioperasikan oleh manusia, hewan atau juga sebuah mesin yang modern. Pastinya dari masing-masing jenis peralatan yang ada tersebut memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Untuk pemilihan jenis peralatan juga dapat disesuaikan dengan keadaan medan kerja, kondisi tanah dan juga luas permukaan tanah yang hendak dilakukan proses pemadatan tersebut.  Berikut adalah jenis-jenis dari alat pemadatan tanah, di antarannya :

  • Stamper Kodok

Stamper kodok berkerja dengan sistem vibrasi atau getaran yang dapat memadatkan tanah. Alat atau mesin pemadat ini selain sering digunakan pada persiapan lahan pemasangan paving, juga dapat digunakan dalam proses pemadatan lainnya seperti pemadatan permukaan tanah berpartikel kasar atau juga krikil yang telah bercampur dengan aspal pada sebuah proyek pengerasan jalan.

  • Vibrator Roller

Cara kerja alat ini hampir sama seperti stamper kodok yang beroprasi dengan vibrasi atau getaran untuk memadatkan tanah. Akan tetapi vibrator roller memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan dengan alat sebelumnya. Diantaranya alat ini memiliki tangki yang berisikan air yang mana fungsinya adalah untuk membasahi area agar debu disekitarnya tidak berterbangan. Bahkan alat ini dapat disesuaikan ketinggiannya dengan sang operator jadi akan sangat nyaman untuk dioperasikan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *