Liburan tahun baru kemarin merupakan saat yang paling menyenangkan untuk mengajak anak-anak berjalan dan bermain dan salah satu tempat yang paling favorit bagi anak yaitu playground anak.

Saya mengajak anak saya untuk bermain disalah satu pusat perbelanjaan atau mall di Jakarta dan setelah beberapa saat berjalan-jalan tibalah saya tepatnya dibawah ekskalator ada mainan playground, ditempat itu lumayan ramai sekali dan saya pun mengajak anak untuk singgah.

Usaha Playground Di Mall Sangat Menggiurkan

Setelah saya membeli tiket masuk, saya berbincang-bicang dengan penjaga tiket tentang usaha tersebut. Dan ternyata usaha ini sudah berjalan hampir 4 tahun.

Perlu saya diskripsikan sedikit mengenai mainan ini, ada perosotan, mandi bola, mainan kuda, meja plastic, dan masih banyak lagi. Maklum saya lupa heheg.

Melihat banyaknya pengunjung yang berdatangan, dalam pikiran saya membuat kalkulasi singkat mengenai keperluan modal, omset pendapatan per hari, serta cosy yang harus dikeluarkan,

Berikut ini kalkulasi kasar untuk usaha playground anak di mall :

  • Modal untuk pembelian peralatan sekitar Rp. 18.000.000,-

Dan untuk biaya yang harus dikeluarkan setiap tahunnya yaitu, :

  • Sewa tempat di Mall Rp.10.000.000/tahun
  • Bayar listrik dan lain-lain Rp. 700.000/bulan x 12 bulan = Rp.8.400.000,-
  • Bayar pegawai 2 orang, misalkan Rp.1.800.000,-/bulan x 12 bulan = Rp.21.600.000,-
  • Biaya lain-lain Rp.500.000/tahun

Total biaya untuk 1 tahun adalah Rp.40.500.000,-

Untuk tiket masuknya Rp.10.000,-/anak

Untuk kalkulasi 1 bulan

  • Hari biasa 22 hari rata-rata 30 anak x 22 hari x Rp.10.000,- = Rp.6.600.000,-
  • Hari sabtu dan minggu rata-rata 90 anak x 8 hari x Rp.10.000,- = Rp.7.200.000,-

Total pendapatan kotor perbulan = Rp.13.800.000,– x 12 bulan = Rp.165.600.000,-

Dikurangi dengan biaya opersional pertahun :

Rp.165.600.000,- – Rp.40.500.000,- = Rp.125.100.000,-/tahun

Usaha ini sangat menggiurkan bukan, heheh

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *